Enam Santri Pondok Modern Assalam Sukabumi Ikuti Jambore Dunia

Enam Santri Pondok Modern Assalam Sukabumi Ikuti Jambore Dunia
Ketua Kwarcab Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman melepas Kontingen Pramuka Kabupaten Sukabumi sebagai Peserta Jambore Dunia ke 25 Tahun 2023, di Ponpes Modern Assalam Warungkiara, Selasa (25/7).

WARUNGKIARA – Ketua Kwarcab Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman melepas Kontingen Pramuka Kabupaten Sukabumi sebagai Peserta Jambore Dunia ke 25 Tahun 2023, di Ponpes Modern Assalam Warungkiara, Selasa (25/7).

Diketahui, pada Jambore Dunia ke-25 yang dilaksanakan di Korea Selatan itu, perwakilan Kabupaten Sukabumi diikuti 6 orang peserta yang juga semuanya merupakan santri Pondok Modern Assalam.

Bacaan Lainnya

Mereka antara lain, Ananda Febriansyah Munawar, Andika Ahyadi Gerland, M. Jalaludin Arrumi, Mafaza Mailil Haq Putri Panutan, Mozzank Siti Fazriel Putri Agustina dan Zilla Latifatu Nur Kholifah.

Pimpinan Ponpes Assalam, KH Encep Hadiyana selaku Mabigus mengatakan Rasa bahagia karena Ponpes Assalam akan mengikuti kontingen Pramuka dalam acara Jambore Dunia ke 25 di Korea 2023

” Ada 6 orang perwakilan dari Ponpes Assalam, semoga putra dan putri yang akan mengikuti Jambore dunia dari tanggal 2-12 Agustus ini bisa membawa nama harum Bangsa, Jawa Barat dan Khususnya Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Dalam sambutannya Sekda selaku Ketua Kwarcab Kabupaten Sukabumi mengatakan Terima kasih yang sebesar besarnya kepada segenap jajaran Kwarcab gerakan Pramuka Kab Sukabumi serta panitia penyelenggara yang telah berkolaborasi dengan baik.

“Kesiapan, optimisme dan tekad yang bulat harus tertanam pada setiap diri personel yang tergabung dalam kontingen pramuka Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Menurut Sekda ketiganya itu menjadi modal utama dalam memberikan yang terbaik demi mengharumkan nama baik diri, keluarga, Kwartir Cabang dan Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam kontingen Pramuka Jawa Barat.

Karena itu, Kak Ade berpesan agar para kontingen yang diutus dalam kegiatan pramuka internasional ini mampu membawa nama baik daerah.

“Event ini tidak hanya membawa nama baik kalian pribadi, tetapi juga membawa gugus depan, sekolah, ataupun pangkalan, di mana kalian berlatih. Lebih jauh kalian membawa nama Kabupaten Sukabumi. Jaga sikap perilaku, ucapan, dan tindakan karena kalian adalah duta kami semua,” ujarnya.

Kak Ade mengatakan kesempatan bertemu dengan kepanduan sedunia ini menjadi momentum belajar dari anggota pramuka seluruh dunia, nasional, ataupun dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Motivasi diri menjadi hal terpenting untuk disiapkan seluruh dunia.

“Saya yakin ini keinginan dari diri kita sendiri, maka pelihara semangat yang kuat dan jadikan ini sebagai ajang untuk saling mengenal, saling belajar,” pungkasnya.

 ***

Pos terkait