Dukung Program Bank Sampah IPPEC, Tim Dosen Universitas BSI Sukabumi Serahkan Mesin Pencacah dan Mesin Pengering Sampah Anorganik

Tim dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi

SUKABUMI – Dalam upaya mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan dan meningkatkan nilai ekonomi dari sampah plastik, tim dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi menyerahkan mesin pencacah dan mesin pengering plastik kepada Bank Sampah IPPEC.

Penyerahan alat ini merupakan bagian dari program yang dibiayai oleh Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sampah plastik di komunitas tersebut.

Bacaan Lainnya

Proyek ini dipimpin oleh Lis Saumi Ramdhani, M. Kom., dosen Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Sukabumi Univeristas BSI, bersama dengan tim dosen dan mahasiswa.

Mesin pencacah plastik akan membantu dalam proses penghancuran sampah plastik menjadi potongan kecil, sementara mesin pengering plastik dirancang untuk mengurangi kadar air dari sampah plastik, sehingga mempermudah proses daur ulang dan meningkatkan kualitas produk akhir.

“Kami sangat berterima kasih kepada Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi atas dukungannya dalam proyek ini. Dengan adanya mesin pencacah dan mesin pengering plastik ini, kami berharap Bank Sampah IPPEC dapat mengolah sampah plastik dengan lebih efisien dan menghasilkan produk daur ulang yang berkualitas tinggi,” ujar Lis.

Acara serah terima mesin pencacah dan pengering plastik diadakan di lokasi Bank Sampah IPPEC dan dihadiri oleh Bapak Rizal Amegia Saputra, M. Kom selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Sukabumi, perwakilan dari bank sampah, masyarakat setempat, serta mahasiswa Univeristas BSI.

Selain Selain penyerahan alat, tim dosen juga memberikan pelatihan mengenai cara pemasaran produk secara digital, serta teknik-teknik pengolahan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomis.

Bapak Agus Saparudin, Ketua Bank Sampah IPPEC, menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Univeristas BSI dan Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi.

Tim dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi“Mesin pencacah dan mesin pengering plastik ini sangat membantu kami dalam mengelola sampah plastik. Dengan alat ini, proses pengolahan menjadi lebih cepat dan hasilnya lebih optimal, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dari kegiatan daur ulang,” ungkapnya.

Pelatihan yang diberikan oleh tim dosen UBSI mencakup cara memasarkan produk secara digital, dan pembuatan produk kreatif dari plastik daur ulang. Ibu Susi, salah satu anggota Bank Sampah IPPEC, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat.

“Kami belajar banyak dari pelatihan ini, dan alat-alat ini benar-benar mempermudah pekerjaan kami. Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan UBSI untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di komunitas kami,” katanya.

Universitas BSI Sukabumi berencana untuk terus mendukung program-program pengelolaan sampah di Sukabumi melalui inisiatif serupa dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Dukungan dari Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi ini menunjukkan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah dalam mengatasi permasalahan sampah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan komitmen ini, Universitas BSI Sukabumi berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan sampah yang inovatif dan berkelanjutan” Ungkap Rizal. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *