Konsisten Advokasi Anak-anak TKI dari Sabah Malaysia
Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Yayasan Bina Mutiara Insan Kreatif Indonesia (Bimasakti) Kota Sukabumi berhasil meraih penghargaan Hasan Wirayuda Perlindungan Award (HWPA) dari Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) .
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi pada malam penganugerahan HWPA yang digelar di Gedung Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki pada, Jumat (26/4).
Yayasan yang didirikan oleh Idris yang juga Kepala SDN Nanggeleng 1 Kota Sukabumi tersebut, meraih penghargaan sebagai kategori Masyarakat Madani atas konsistensinya dalam memfasilitasi, membina, membimbing, dan mengadvokasi anak-anak TKI dari Sabah Malaysia untuk mendapatkan pendidikan yang layak hingga keperguruan tinggi negeri dan swasta.
Berkat kegigihannya, sampai saat ini Idris sudah berhasil mengantarkan 60 anak-anak asuhnya melanjutkan kuliah di PTN/PTS seperti di UGM, IPB, UNDIP, UNTIRTA, UNHAS, ITS, UNSIKA, STT Mandala dll.
Menariknya, Idris mendirikan 2 buah asrama kapasitas dua lantai untuk tempat tinggal anak-anak asuhnya secara geratis dari uang pribadinya sendiri, bahkan kliennya bukan hanya melayani anak-anak TKI saja, tetapi anak yatim/piatu/tidak mampu di Sukabumi tidak luput dari bantuan dan advokasinya. Aktivitas tersebut dilakukannya di sela-sela melaksanakan tugas sebagai kepala sekolah.
HWPA merupakan penghargaan yang diberikan oleh kemenlu kepada tokoh Masyarakat yang konsen dalam perlindungan WNI.
Banyak tokoh inspiratif yang berhasil meraih anugerah HWPA tersebut mulai dari Duta Besar RI, Anggota DPR RI, WNA dari Vietnam dan Australia, Kantor Perwakilan, Pemerintah Daerah, Masyarakat madani dan bahkan kalangan jurnalis.
“Alhamdulillah penghargaan ini tidak terlepas dari doa dan dukungan dari semua pihak, oleh karena itu penghargaan ini saya persembahkan untuk Pemda Kota Sukabumi tercinta, keluarga, dan anak-anak asuh kami yang tercinta. saya berharap kedepan saya bisa terus melanjutkan pengabdian untuk Kota SukabumiKu,” ungkapnya.
Lebih lanjut Idris juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantunya.
“Saya mengucapka terimakasih kepada Dinas Sosial yang telah membantu penanganan anak-anak asuh saya, Dinas Kependudukan dan catatan sipil yang telah banyak membantu pencatatan dokumen kependudukan anak-anak asuh saya dengan pelayanan yang sangat prima, serta terimakasih kepada seluruh steakholder yang telah banyak membantu saya, tanpa bantuan dan kolaborasi dari semua pihak, saya bukan apa-apa,” pungkasnya. (*)






