BEM STKIP PGRI Sukabumi Blusukan Ngajar ke Pelosok

  • Whatsapp
Badan Eksekutif Mahasiwa STKIP PGRI Sukabumi saat memberikan materi pelajaran ke anak-anak yang ada di Kampung Rawa Bolang, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung,Kabupaten Sukabumi.

RADARSUKABUMI.com – Badan Eksekutif Mahasiwa STKIP PGRI Sukabumi ini perlu di apresiasi. Betapa tidak, para mahasiswa ini terjun langsung mengajar ke pelosok Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kampung Rawa Bolang, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.

Ketua BEM Kabinet Reformasi STKIP PGRI Sukabumi, Alvi Hadi Saputra menjelaskan, program mengajar ke pelosok ini merupakan bentuk kepekaannya terhadap realitas saat ini. Dimana, tidak semua wilayah di Suakbumi memiliki sarana dan prasarana belajar daring yang memadai.

Bacaan Lainnya

“Ini adalah sebuah bentuk pengabdian terhadap masyarakat desa dalam bidang pendidikan dan sosial budaya dalam upaya menciptakan iklim sumber daya manusia yang baik hingga pelosok daerah yang sulit diakses,” jelas Alvi kepada Radar Sukabumi, (31/3/2021).

Lokasi tempat pengabdian di Kampung Rawa Bolang, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung itu dipilih karena lokasinya sulit diakses akibat jalan yang kurang bagus, sarana serta SDM cukup timpang dengan daerah lain di Kabupaten Sukabumi.

“Lokasi ini kami pilih karena tempat tersebut merupakan salah satu wilayah pelosok Sukabumi, selain itu juga akses ke lokasi ini masih kurang baik, dan tidak sedikit saat belajar daring ini mengalami kendala,” sebutnya.

Pengabdian serupa bakal terus dilakukannya ke pedesaan di Kabupaten Sukabumi. Dengan harapan, mahasiswa berkontribusi untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa.

“Kurang lebih delapan mahasiswa yang terjun ke lokasi ini, tentunya ini menjadi salah satu program kami. Kedepannya, secara bertahap kami keliling ke desa lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, Dede salah satu anak di lokasi tempat pengabdian mengaku senang dengan adanya mahasiswa ke kampungnya. Hal itu, bisa menjadi obat kerinduan atas kegiatan belajar mengajar secara tatap muka yang sebelumnya dilakukan. “Senang, bisa belajar kembali dengan mahasiswa, banyak ilmu juga yang didapat dari materi yang disampaikan,” pungkasnya. (upi/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *