Di hari pertama dihadiri oleh peserta SMP dan MTs. Selanjutnya peserta dari rumah ibadah dan pesantren dan begitu untuk selanjutnya dilakukan secara bertahap.
“Sekolah, pesantren, rumah ibadah dan taman bacaan menjadi salah satu upaya kita untuk meningkatkan baca di kalangan masyarakat,” ucapnya yang juga menjabat sebagai Ketua STH Pasundan Sukabumi itu.
Bahkan hingga 2018 ini, ada 51 kelompok binaan Dispusipda yang dibina.
“Ke-51 komunitas tersebut seperti pondok pesantren, rumah ibadah dan taman bacaan,”terangnya.
Adanya pengelolaan perpustakaan di pondok pesantren, rumah ibadah dan taman bacaan berdampak pada peningkatan minat baca masyarakat.
“Minat baca di kalangan masyarakat dan pelajar, menjadi lebih meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya,”paparnya.
Bahkan baru-baru ini, sudah ada 12 proposal dari komunitas untuk mengajukan taman bacaan di lingkungan mereka.
“Untuk menjadi binaan kita, harus ada pengajuan proposal baru nanti kita bantu mulai dari bantuan penyediaan buku-bukunya juga,”pungkasnya.
(wdy)





