Persib Bandung terancam masuk kejurang degradasi, pasca menelan kekalahan di markas PSM Makassar, Minggu (15/10) malam.
Pada pertandingan pekan ke-29 tersebut, anak asuhan Emral Abus harus mengakui kedigdayaan PSM Makassar melalui permainan sengit dengan skor tipis 1-2.
Namun ancaman tersebut bisa dilewati tim berjuluk Maung Bandung, jika mampu mengumpulkan empat poin dari enam laga terakhirnya.
Sejauh ini, helatan Liga 1 hanya menyisakan lima laga terakhir hingga akhirnya menemukan tim juara.
Hitungan menyoal peluang Persib Bandung untuk terjerat dalam degradasi didapatkan dari poin milik klub penghuni posisi 16 klasemen sementara, Perseru Serui.
Tim bermarkas di Stadion Marora itu menjadi kontestan dengan poin terbanyak di antara dua tim lainnya yang kini juga masuk zona merah, Persiba Balikpapan dan Persegres Gresik.
Sejauh pekan ke-29, klub berjulukan Cendrawasih Jingga tersebut sudah mengumpulkan poin 25, terpaut 12 poin dari Persib Bandung yang mengemas 37 poin.
Jika nantinya Persib Bandung gagal meraih empat poin di sisa laga, sementara Perseru Serui sukses memaksimalkan sisa 3 laga terakhir dengan poin sempurna, praktis Persib Bandung terdegradasi.
Jika Perseru Serui sukses merebut tiga poin sempurna di lima laga sisa maka mereka akan merengkuh poin 40 dan mengungguli Persib Bandung jika tim Maung Bandung tak bisa beranjak dari nilai 37 poin.
Namun hal tersebut masih tergantung hasil laga sisa kedua tim, terutama Persib Bandung.
Entah bagaimana nantinya, yang jelas jejak Persib Bandung patut dinantikan. Meski begitu, beban Persib Bandung untuk menghindari degradasi cenderung mudah.
Mereka hanya butuh satu kemenangan dan satu hasil seri untuk cepat memastikan keamanannya.
Sebelumnya, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar telah lempar handuk pada kompetisi musim ini meski masih menyisakan beberapa pertandingan.
Lolos dari zona degradasi sudah menjadi prestasi yang bagus bagi tim Maung Bandung.
“Ke depan kami fokus menyelamatkan tim ini dulu dari degradasi,” kata Manajer Persib, Umuh Muchtar.
“Awalnya, kami mengejar lima besar karena Persib punya nama besar. Namun, penampilan kami buruk di putaran pertama.”tambah dia.
Umuh menyebut, hasil negatif akhir-akhir lantaran Persib belum dinaungi keberuntungan. Pasalnya, suasana tim dalam keadaan kondusif, bahkan latihan berjalan dengan sangat baik.
“Pemain dengan pengurus Persib Bandung kondusif semua. Tapi, hasil yang kami dapat begini, tentu saja kami kecewa.
Tapi, semua tahu, kami sudah bermain maksimal,” Umuh menjelaskan. Umuh juga menyadari kekecewaan bobotoh.
Namun, dia berharap mereka tetap mendukung Atep dkk. “Saya tidak menyalahkan mereka. Mereka pasti mereka, cuma jangan berlebihan.
Mudah-mudahan kedepan Persib akan lebih baik,” ujar Umuh. (net)



