JAKARTA -– Stadion Ahmad Bin Ali akan menjadi saksi live pertempuran seru antara Singa Mesopotamia (Irak) kontra Garuda (Indonesia) dalam pertandingan Grup D Piala Asia 2023.
Gelandang berpengalaman Irak, Osama Rashid, memberikan peringatan serius terhadap ancaman serangan yang bisa dilancarkan oleh Indonesia. Sementara kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, menyatakan kesiapannya menghadapi tantangan besar ini. Pertandingan itu akan digelar malam ini.
Usai kemenangan telak 5-1 Irak atas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia dua bulan lalu, gelandang Irak, Osama Rashid, menegaskan bahwa pertandingan ini tidak akan mudah.
Dia mengingatkan rekan-rekannya tidak meremehkan lawan, terutama karena Indonesia memiliki keunggulan dalam memahami pola permainan mereka. “Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Mereka sudah mengenal kami, dan kami tidak boleh berpuas diri,” ujar Rashid.
Dengan pengalaman bermain di Piala Asia sebelumnya, termasuk mencapai semifinal di Australia 2015 dan Babak 16 Besar di UEA 2019, Rashid merasa terhormat dapat berbagi pengalaman ini dengan rekan-rekan setimnya yang lebih muda.
Dia juga memotivasi mereka dengan inspirasi dari kemenangan Irak pada 2007. “Saya mencoba menjelaskan hal ini kepada rekan-rekan tim muda saya yang baru saja memainkan Piala Asia pertama mereka. Saya mengatakan kepada mereka untuk menikmati pengalaman ini dan melakukan segalanya untuk membuat rakyat Irak bahagia.”
Sementara itu, Asnawi Mangkualam menyambut baik tantangan ini. Meskipun mengakui kekalahan dalam pertemuan sebelumnya, Mangkualam optimistis dengan kondisi timnya yang lebih baik saat ini. “Dua bulan lalu kami bertemu Irak di kualifikasi, namun saat ini kondisi kami lebih baik dan siap memberikan yang terbaik besok,” kata Asnawi Mangkualam.
Dia menyadari tanggung jawab besar sebagai kapten dan berjanji untuk memimpin timnya dengan bangga. Sebagai kapten tim yang memiliki harapan tinggi dari masyarakat Indonesia, dirinya tentunya ingin memberikan kebanggaan bagi pencinta Tanah Air.
“Masyarakat Indonesia memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap kami, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk mencapai babak sistem gugur,” timpalnya.






