Radovic tidak memberi batas waktu kepada Ezechiel N’douassel untuk pulang ke negaranya. “Kami lihat saja, sekarang situasinya susah. Kami mengerti dengan kondisi keluarganya saat ini. Saya sering komunikasi dengan Eze, tapi keluarga diutamakan,” ungkap Radovic.
Apalagi, pertandingan melawan Arema FC jadwalnya dikabarkan mundur menjadi Senin (18/2), sehingga Persib punya waktu persiapan lebih panjang.
“Lawan Arema mundur itu biasa di sini. Tapi oke, kami harus selalu adaptasi dan tidak masalah, kami siap. Saya pikir lebih bagus untuk recovery, kemudian latihan lebih banyak.
Saya pernah bilang bahwa tim ini membutuhkan waktu 15 hari lagi agar performa pemain kami bagus. Tapi, kami siap melawan Arema,” ungkap pelatih Persib Bandung berusia 43 tahun tersebut.
(net)






