Marquez Sujud Syukur

  • Whatsapp
Marc Marquez
SUJUD SYUKUR : Marc Marquez sujud syukur di Sachsenring usai menjuarai race, Minggu malam (20/6).

SACHSENRING – Pembalap Repsol Honda Marc Marquez beberapa kali mengusap air mata saat wawancara setelah balapan tadi malam. Sebab, GP Jerman di Sirkuit Sachsenring adalah momen penuh emosional bagi Marquez.

Setelah lebih dari setahun tidak pernah naik podium akibat istirahat total karena mengalami cedera lengan, juara dunia MotoGP enam kali itu tadi malam kembali menjadi kampiun. Pembalap asal Spanyol tersebut menjadi yang tercepat di GP Jerman.

Bacaan Lainnya

Ini adalah kemenangan pertama Marquez sejak GP Valencia 2019. Pembalap 28 tahun itu mengungkapkan, dirinya mulai yakin race tersebut menjadi momentum untuk naik podium saat hujan gerimis turun pada awal balapan.

’’Ini salah satu momen tersulit dalam karierku,’’ ucap Marquez. ’’Secara mental memulai balapan tidak pernah mudah. Sulit sekali untuk berkonsentrasi. Aku datang dari momen tersulit. Tapi, aku yakin hari ini (tadi malam, Red) adalah saatnya,’’ tambah juara dunia delapan kali itu.

Kemenangan tersebut sekaligus menjaga dominasi Marquez di Sirkuit Sachsenring. Marquez datang ke pentas MotoGP mulai 2014. Sejak saat itu, dia selalu menjadi kampiun dalam balapan di sirkuit tersebut.

Jika ditambah dengan saat masih bertarung di 125cc dan Moto2, kemenangan yang didapat Marquez di Sachsenring makin panjang. Yakni, tidak pernah terkalahkan sejak 2010 hingga tahun ini. Jika dihitung, jumlahnya adalah sebelas kali berturut-turut. Itu karena musim lalu balapan di sirkuit tersebut ditiadakan akibat pandemi Covid-19.

Karena begitu digdayanya Marquez di Sirkuit Sachsenring, dia sudah punya julukan sebagai raja Sachsenring alias ’’SachsenKing’’. ’’Syukurlah kami bisa kembali (meraih podium),’’ ucap Marquez. ’’Dan kami yakin akan bisa melakukannya lagi,’’ tambahnya dilansir Motorsport.

Podium kedua ditempati pembalap KTM Miguel Oliveira. Sementara itu, pimpinan klasemen sementara, pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo, menempati podium ketiga. Bagi Oliveira, hasil ini menunjukkan konsistensinya dalam tiga balapan terakhir. Sampai saat ini, pembalap asal Portugal itu selalu meraih podium di tiga GP belakangan. ’’Ini hasil kerja keras seluruh anggota tim,’’ ucap Oliveira.

Sirkuit Sachsenring selama ini memang sangat cocok untuk Honda. Sirkuit ini lebih mengandalkan akselerasi motor yang mantap dibanding top speed mumpuni. Pasalnya, di sirkuit ini, trek lurusnya tidak sepanjang sirkuit-sirkuit yang lain.

Kemenangan tersebut sekaligus membuat Marquez selangkah lagi menyamai raihan legenda MotoGP Giacomo Agostini. Agostini sejauh ini masih memegang rekor sebagai pemenang di satu sirkuit terpanjang, yakni sembilan kali berturut-turut. Marquez kini tinggal membukukan satu kemenangan lagi di Sachsenring untuk menyamai itu. (irr/c17/bas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *