Beberapa kali gagal dalam kompetisi, sama sekali tak membuatnya patah arang. Berdasar kesimpulannya, kekalahan Zudan dalam kompetisi sebelumnya adalah karena nervous.
‘’Dia rajin kalau latihan dan ikut ekstra, jadi kemampuannya sangat mumpuni,’’ ucap pendidik bahasa Arab ini yang membanggakan kelebihan anak didiknya yang mempunyai kemampuan yang mumpuni dalam dunia teknologi tersebut.
(bj/ch/yud/ds/bet/JPR)



