Umrah Backpacker Tak Seramai di Medsos

ILUSTRASI UMRAH (Dok. JawaPos.com)
ILUSTRASI UMRAH (Dok. JawaPos.com)

Namun, masyarakat perlu tahu bahwa ibadah umrah bukan hanya tentang visa dan naik pesawat. Ada biaya penginapan, transportasi, makan, dan lain-lain. Bisa jadi, mereka yang berumrah mandiri justru akan mengeluarkan biaya lebih tinggi karena salah memilih hotel atau tidak punya pengalaman dengan transportasi publik dan makanan di sana.

Bacaan Lainnya

Menurut Syam, sejatinya praktik umrah backpacker tidak banyak. “Yang ramai itu hanya gaungnya di media sosial,” tegasnya.

Dia mengakui adanya penurunan jumlah jemaah umrah lewat travel resmi. Tetapi, itu terjadi karena daya beli masyarakat belum kembali normal seperti sebelum pandemi. Bukan karena banyak yang bergeser ke jalur mandiri atau backpacker. (wan/c7/hep)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *