Sri Mulyani menyebut, untuk membantu pemulihan ekonomi tahun depan, pemerintah sudah menganggarkan belanja dalam APBN 2022 sebesar Rp2.714 triliun. Angka itu memang lebih kecil dari anggaran belanja negara 2021 sebesar Rp2.750 triliun.
“Pendapatan negara kita akan makin pulih, sehingga defisit tahun depan akan menurun di 4,85 persen atau lebih kecil lagi,” pungkasnya.






