Kini, saat berada dipuncak kejayaanya sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bengkulu Selatan, Dirwan terpaksa beruurusan dengan hukum kembali. Namun bukan kasus biasa, tapi kasus korupsi, karena dia ditangkap KPK akibat menerima duit suap dari seorang kontraktor untuk memuluskan sejumlah proyek di wilayah yang dipimpinnya.
(ipp/JPC)



