Sejarah Yayasan ACT yang Diduga Selewengkan Dana Sosial, Ini Sosok Pendirinya

SOSIAL : Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT)
SOSIAL : Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) kota Depok berbagi 50 paket sembako dan 50 beras wakaf, untuk warga kampung pemulung, di Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Rabu (28/4). FOTO : DESDUARY/RADAR DEPOK

JAKARTA — Yayasan sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) kini tengah menjadi sorotan publik karena diduga tidak transparan dalam penyaluran dana donasi. Dampaknya nama Aksi Cepat Tanggap (ACT) kini jadi perbincangan dan muncul tagar #Janganpercaya ACT menjadi trending topik di Twitter sejak Senin 4 Juli 2022 dini hari.

Kabarnya yayasan sosial ACT diduga lakukan penyelewengan dana sumbangan, tak hanya itu dugaan fasilitas mewah dan gaji fantastis yang diterima petinggi ACT juga beredar luas di media sosial.

Bacaan Lainnya

Lantas siapa sebenarnya sosok pendiri ACT dan rekam jejak sejarah yayasan sosial untuk masyarakat ini?

Dilansir dari laman ACT, yayasan sosial ini berdiri pada tanggal 21 April 2005. Aksi Cepat Tanggap ini secara resmi diluncurkan secara hukum sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) adalah yayasan sosial nirlaba profesional yang memfokuskan kerja kemanusiaan pada penanggulangan bencana, mulai fase darurat sampai dengan fase pemulihan pasca-bencana.

Yayasan ini pertama kali melakukan aksinya sejak tahun 1994 di Liwa, Lampung Barat dalam merespons bencana gempa bumi. ACT sebenarnya tidak terlepas dari sosok Ahyudin yang merupakan founder sekaligus pimpinan ACT pertama.

Ahyudin diketahui memimpin ACT selama 13 tahun sebelum akhirnya beregenerasi pada 2019. Pada 2019, kepemimpinan Ahyudin digantikan oleh Ibnu Khajar sebagai Presiden ACT. Sementara dirinya menjadi Ketua Dewan Pembina ACT saat itu.

Belakangan diketahui bahwa Ahyudin justru hengkang dari ACT pada awal 2022 di tengah sederet persoalan yang melilit organisasi tersebut. Diketahui saat ini Ketua Dewan Pembina ACT bukan lagi Ahyudin melainkan N Imam Akbari.

Berikut daftar lengkap nama-nama petinggi ACT saat ini:

Dewan Pembina

Ketua : N Imam Akbari

Anggota :

Bobby Herwibowo, Lc

Dr Amir Faishol Fath, Lc, MA

Hariyana Hermain

Dewan Pengawas

Ketua : H Sudarman, Lc

Anggota : Sri Eddy Kuncoro

Pengurus

Ketua : Ibnu Khajar

Sekretaris : Sukorini

Bendahara : Echwan Churniawan

Melansir laman resmi ACT, sejak 2005 hingga 2020 sebenearnya ACT terpantau rutin merilis laporan keuangan tahunan sebagai bentuk transparansi.

Hanya saja, memasuki 2022, ACT belum merilis laporan tahun 2021 di situs resminya. Biasanya, ACT merilis laporan tersebut per 31 Desember atau akhir tahun periode keuangan.

Pos terkait