Rekontruksi pembunuhan ayah dan anak dibakar di Cidahu

JAKARTA – Polda Metro Jaya melakukan rekontruksi kasus pembunuhan suami dan anak tiri yang dilakukan Aulia Kusuma di dua lokasi Apartemen Kalibata City dan Perumahan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Di lokasi Kalibata terungkap Aulia mendatangi toko obat di Blok G. Di sana, ia membeli peralatan untuk eksekusi di rumah Lebak Bulus.

Bacaan Lainnya

“Beli obat tidur 30 butir, alkohol, sarung tangan,” kata petugas Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Samsudin di TKP, Jakarta Selatan, Kamis (5/9).

Menurut Samsudin, di adegan selanjutnya terungkap Aulia bergeser ke sebuah minimarket di Tower Mawar. Di sana, Aulia membeli beberapa handuk yang nantinya dicampur bensin untuk membekap korban.

Tak jauh dari minimarket, Aulia mengadakan pertemuan dengan dua eksekutornya, Agus dan Sugeng di parkiran mobil.

“Di sini S menjelaskan rencana pembunuhan dan cara membakar korban yang nantinya dilakukan di TKP Lebak Bulus,” ujar.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono mengungkapkan, rekontruksi yang digelar TKP Kalibata ada 26 adegan.

Di adegan itu, pelaku memperagakan kepada para pelaku cara- cara untuk menghabisi nyawa suaminya.

“Di sana ada 26 adegan pertama mulai dari keterangan tersangka satu, yang kemudian dibenarkan oleh tersangka yang lain. Itu kumpul dulu di suatu kamar, nanti ada perencanaan-perencanaan seperti apa, kemudian ada beberapa adegan di apartemn dan ada juga adegan persiapan-persiapannya,” ungkap Argo

Untuk diketahui, kasus pembunuhan ini berawal adanya masalah utang piutang yang dimiliki oleh sang istri bernama Aulia yang mencapai Rp 10 miliar. Hal inilah yang menjadi penyebab Auli menghabisi nyawa suaminya dengan cara menyantet hingga meracuni korban.

Hal itu dilakukan agar tersangka menguasai harta suaminya sehinga semua utang- utangnya bisa terlunasi.
(fir/pojoksatu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan