Karena itu, Puan meminta para pemuka agama untuk mengajak umat melakukan ibadah di rumah masing-masing serta memberikan pembekalan mengenai tata cara ibadah yang tetap sesuai syariat.
Ia menyarankan kegiatan silaturahim dan kumpul keluarga bisa dilakukan secara virtual, seperti yang dirinya terapkan dalam keluarga besarnya.
“Ini yang saya dan keluarga terapkan. Memang mungkin rasanya berbeda, tetapi percayalah kalau hari ini kita mau disiplin untuk menahan diri, besok akan tiba saatnya kita berjumpa langsung dalam kondisi sehat walafiat,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu mengingatkan masyarakat tidak melakukan mudik saat Idul Adha karena pada masa PPKM darurat, mobilitas warga memang dibatasi demi menekan penyebaran COVID-19.
Selain itu, dia meminta pelaksanaan kurban dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang keta, dan memastikan peralatan yang akan digunakan untuk keperluan kurban sudah steril serta masyarakat umum diharapkan tidak menonton pemotongan hewan kurban.






