“Benar saya dan dua orang teman saya yang berada di video turis Singapura pada tanggal 29 Desember 2024, yang mana pada saat itu saya dan teman saya yang akan nobar Persib di Braga Sky,” ucap salah seorang terduga pelaku pelecehan dalam rakaman video.
“Kebetulan saat itu saya berjalan bersama dengan turis Singapura yang membuat video vlog. Ketika teman saya berjalan mengucapkan ‘punten aa’, mengenai tubuh turis tersebut,” sambungnya.
Lebih lanjut, ketiga remaja itu menyampaikan permohonan maaf jika perbuatannya meresahkan turis asing dan masyarakat di Kota Bandung. “Maka dari itu kami memohon maaf atas kejadian tersebut. Apabila perbuatan saya tidak berkenan, mohon maaf kepada turis tersebut dan masyarakat kota Bandung. Sekali lagi kami meminta maaf atas kegaduhan Kota Bandung,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Polrestabes Bandung menangkap tiga remaja terduga pelaku pelecehan seksual terhadap dua turis asal Singapura di Jalan Braga, Bandung. Kepolisian menindaklanjuti terkait viralnya video yang diunggah melalui akun YouTube korban atas nama Darien dan Joanna.(*)






