Dia mengatakan saat ini jasad berupa kerangka itu juga telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Artinya, kata Mustofa, ada dua peristiwa yang terjadi dengan pelaku yang sama yakni pembunuhan penagih hutang dan istri sah pelaku.
“Bahkan ada indikasi pelaku ini mau memasukkan jasad penagih hutang ke dalam septictank yang sama,” katanya.
Dia mengatakan pihaknya masih terus menggali keterangan dari pelaku, termasuk untuk sementara diketahui motif pembunuhan penagih hutang karena pelaku kesal korban terus menagih hingga mencekik dan membawa korban ke dalam rumahnya.(*)





