Hal itu karena semakin banyaknya varian yang muncul dan terbatasnya jumlah vaksin. Sehingga penelitian di luar negeri mencoba mencampur vaksin booster dengan jenis dan merek yang berbeda.
Lalu apa saja pilihan vaksin untuk booster mulai 12 Januari?
“Ini adalah kombinasi awal dari vaksin booster berdasarkan ketersediaan vaksin yang ada dan hasil riset disetujui BPOM dan ITAGI yang nantinya akan berkembang. Seluruh kombinasi ini sudah dapat persetujuan dari BPOM dan ITAGI. Ini sudah sesuai dengan rekomendasi WHO, di mana bisa gunakan vaksin sejenis atau homolog, atau juga vaksin berbeda atau heterolog. Ini diberikan keleluasaan pada masing-masing negara, sesuai dengan kondisi ketersediaan vaksin dan logistik,” tutupnya.






