Perseturuan Anak Jenderal dan Arteria Dahlan, Stanislaus: Jangan Buang Energi Urus Kasus Beginian

  • Whatsapp
arteria-dahlan-vs-wanita-anak-jenderal
arteria-dahlan-vs-wanita-anak-jenderal

JAKARTA Cekcok anggota DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan Arteria Dahlan dan perempuan anak Jenderal TNI bintang tiga menyita perhatian publik.

Pasalnya, saat cekcok dengan Arteria di Bandara Soekarno Hatta, perempuan itu menyeret sejumlah nama petinggi partai.

Bacaan Lainnya

Seperti Ketua Umum Partai PDIP Megawati Soekarnoputri yang juga merupakan pimpinan Arteria Dahlan.

Kemudian, juga mengaku mempunyai orang-orang berpengaruh di lembaga TNI.

Menanggapi hal tersebut, pengamat intelijen Stanislaus Riyanta menilai, kasus itu sebenarnya simple untuk diselesaikan.

“Semua pihak perlu menjaga diri agar tidak terjadi kegaduhan karena hal-hal yang sebenarnya simple,” kata Stanislaus dihubungi Pojoksatu.id, Selasa (23/11/2021).

Ia meminta, jangan sampai kasus tersebut membuang energi.

“Jangan sampai energi negara ini terbuang hanya karena urusan-urusan seperti ini,” ungkap Stanislaus.

Sementara, Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS dalam keterangannya memastikan bahwa pihaknya sama sekali tidak terkait dengan insiden tersebut.

“Itu murni perselisihan antara dua orang penumpang warga sipil,” tegasnya, Senin (22/11/2021).

Terkait segala hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, pihaknya menyerahkan kepada kepolisian.

Terlebih baik Arteria Dahlan maupun wanita anak jenderal itu juga sama-sama membuat laporan polisi.

“Jadi kita tunggu saja bagaimana penyelesaiannya karena permasalahan ini sudah ditangani oleh Polresta Bandara Soekarno Hatta,” sambungnya.

Kendati demikian, pihaknya berharap agar permasalahan tersebut bisa diakhiri dengan damai.

“Diharapkan kedua belah pihak dapat menyelesaikan dengan berdamai,” tandas Herwin.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin mengungkap mobil dinas TNI yang menjemput wanita anak jenderal itu berplat nomor 75194-03.

Mobil itu tidak lain adalah mobil dinas TNI milik Kodam Jayakarta.

Mobil dinas TNI itu digunakan oleh seorang Brigjen TNI yang kini telah pindah tugas ke Badan Intelijen Negar (BIN).

“Saat ini kasusnya sedang diinvestigasi oleh pejabat berwenang dalam hal ini Polisi Militer,” papar Hasanuddin, Senin (22/11/2021).

Sementara, sosok lelaki yang menemani wanita anak jenderal itu disebut TB Hassanudin adalah perwira TNI berpangkat Brigjen.

“Dari informasi yang kami dapat, ternyata perempuan itu bersama pria berpangkat brigjen. Terkait hubungan keduanya masih kami telusuri,” beber Hasanuddin.

Menurutnya, kasus tersebut harus segera diselesaikan tanpa kegaduhan.

Kendati demikian, ia berharap peristiwa itu tidak berkepanjangan san bisa diselesaikan dengan jalan damai.

“Saya berharap tidak berkepanjangan dan dapat diselesaikan secara kekeluargaan,” tandas Hasanuddin.

(muf/ruh/pojoksatu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *