Sektor makanan dan minuman adalah kontributor terbesar dalam pertumbuhan pasar produk kemasan bebas BPA, terutama karena mereka harus memenuhi persyaratan regulasi yang ketat terkait keselamatan makanan.
“Wilayah Asia Pasifik diprediksi menjadi pasar terbesar untuk produk kemasan bebas BPA di masa depan, terutama karena adanya peningkatan pendapatan dan kesadaran konsumen yang lebih besar di kawasan tersebut,” demikian paparan CNBC.
Jejak perdebatan penting di AS untuk lebih peduli pada kesehatan kaum perempuan, didokumentasikan oleh the Huffington Post (HuffPost) dalam laporannya pada 2016, yang menekankan pentingnya memprioritaskan kesehatan perempuan dalam perdebatan tentang menolak atau memilih produk-produk bebas BPA.
HuffPost mengutip para ahli kesehatan di AS dan praktisi yang memperingatkan tentang bahaya paparan BPA terhadap kesehatan perempuan. Menurut para ahli kesehatan, BPA dapat mengganggu hormon dalam tubuh perempuan dan menyebabkan masalah reproduksi, seperti infertilitas, endometriosis, dan kanker payudara.
Mereka juga membahas tentang pentingnya memilih produk kemasan yang bebas BPA untuk kesehatan perempuan, terutama produk-produk yang digunakan secara teratur, seperti botol minum, kotak makan siang, dan wadah penyimpanan makanan.
“Pilihan untuk memilih produk kemasan yang bebas BPA seharusnya menjadi hak konsumen, dan pemerintah harus bertanggung jawab untuk melindungi kesehatan masyarakat dengan mengatur penggunaan BPA,” demikian paparan media online berpengaruh di AS tersebut.
Secara keseluruhan, HuffPost menekankan pentingnya mempertimbangkan kesehatan perempuan dalam perdebatan tentang produk kemasan bebas BPA, dan mendesak pemerintah dan produsen untuk bertanggung jawab dalam memastikan keselamatan konsumen.
“Kami percaya bahwa semua orang layak mendapatkan akses makanan sehat yang terjangkau, namun kami juga percaya bahwa semua orang layak untuk dapat membuat pilihan berdasarkan informasi tentang makanan yang mereka makan dan produk yang mereka gunakan” kata Anna Lappé, pendiri Real Food Media.
Sejauh ini, beberapa negara telah mengatur atau mengawasi penggunaan BPA dalam produk konsumen, termasuk air minum dalam kemasan. Beberapa contoh negara yang telah mengambil tindakan terkait BPA antara lain Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, Malaysia dan China.




