Pengguna Ganja Lebih Rentan Dirawat di RS, Begini Hasil Penelitiannya

meneliti tanaman ganja
Ilustrasi petugas medis tengah meneliti tanaman ganja (iStock)

JAKARTA — Polemik penggunaan ganja untuk medis terjadi di sejumlah negara. Berdasarkan penelitian, meski ganja medis disebut dapat meringankan sejumlah penyakit, tetapi ternyata ganja juga memiliki dampak terhadap kesehatan manusia.

Dalam penelitian yang telah dipublikasikan di BMJ dan dilansir Diabetes.co.uk, sebanyak 22 persen pengguna ganja lebih mungkin dirawat di rumah sakit, daripada orang yang tidak menggunakan zat itu. Para ilmuwan dari University of Toronto telah menemukan bahwa individu yang menggunakan ganja sebagian besar dirawat di rumah sakit dengan cedera fisik atau komplikasi pernapasan.

Bacaan Lainnya

Selama penelitian, tim akademisi memeriksa data medis lebih dari 35 ribu orang berusia antara 12 dan 65 tahun. Setiap peserta juga melaporkan sendiri apakah mereka menggunakan ganja untuk rekreasi di waktu luang atau tidak.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang melaporkan sendiri penggunaan ganja, 22 persen lebih mungkin membutuhkan perawatan darurat dibandingkan dengan mereka yang tidak melaporkan penggunaan ganja.

Pos terkait