Mudik Jalur Darat, Wajib Antisipasi Risiko Kecelakaan, Begini Pe

Kemacetan jalan di arus mudik
ILUSTRASI: Kemacetan jalan di arus mudik (Istimewa)

JAKARTA — Pegiat keselamatan Global Devensive Driving Centre (GDDC) Aan Gandhi mengatakan penting bagi yang mudik untuk mengantisipasi kelelahan dan risiko kecelakaan. Ini ditujukan untuk mereka yang mudik via jalur darat dengan kendaraan pribadi seperti mobil, dikutip dari ANTARA.

“Mudik dengan kendaraan sendiri adalah perjalanan yang menyenangkan karena banyak dinantikan, terlebih dua tahun kemarin tidak bisa melakukan mudik. Namun, harus diingat pula kalau mudik dengan berkendara sendiri adalah salah satu aktivitas yang berisiko,” kata Aan dalam diskusi daring, Sabtu (23/4).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Aan membagikan sejumlah hal yang perlu diperhatikan bagi pemudik di jalan. Pertama, pastikan memeriksa kendaraan sebelum berangkat mudik di bengkel. Jika perlu, lakukan servis besar.

Selain kondisi kendaraan yang prima, pastikan pula kondisi pengemudinya juga dalam keadaan sehat. Aan melanjutkan, pemudik direkomendasikan untuk membuat rencana perjalanan; yang meliputi mau lewat jalur mana, cek aplikasi perjalanan untuk antisipasi kemacetan di titik-titik tertentu, serta melakukan mapping untuk memperkirakan waktu beristirahat.

“Selanjutnya, jika perjalanannya cukup jauh, pastikan ada pengemudi pengganti. Pengemudi pengganti tidak boleh duduk di depan, dia harus duduk di row belakang/tengah. Kalau di depan, ia akan terjaga dan menjadi navigator, sehingga dia tidak bisa istirahat,” paparnya.

Lalu, pastikan jumlah penumpang sesuai dengan seat kendaraan. Misalnya, mobilnya adalah 7-seater, maka penumpangnya harus berjumlah 7 juga, termasuk pengemudinya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.