NASIONAL

Menko Polhukam Sebut 1.900 Mahasiswa Terindikasi Korban TPPO di Jerman

×

Menko Polhukam Sebut 1.900 Mahasiswa Terindikasi Korban TPPO di Jerman

Sebarkan artikel ini
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto (kanan) dan Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo (kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers di pelataran Gereja Katedral Jakarta, Jakarta, Kamis (28/3/2024). (Genta Tenri Mawangi)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto (kanan) dan Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo (kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers di pelataran Gereja Katedral Jakarta, Jakarta, Kamis (28/3/2024). (Genta Tenri Mawangi)

Kasus dugaan TPPO yang korbannya terindikasi mahasiswa-mahasiswa Indonesia di Jerman muncul ke publik sejak pertengahan Maret 2024. Bareskrim Polri mulai menyelidiki kasus itu setelah menerima laporan dari KBRI di Jerman.

Bank bjb Tandamata

“Para mahasiswa dipekerjakan secara non-prosedural sehingga mengakibatkan mahasiswa tereksploitasi,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro di Jakarta, Rabu (20/3).

Polri sejauh ini menetapkan lima tersangka atas dugaan TPPO itu, yang terdiri atas tiga perempuan masing-masing ER alias EW (usia 39 tahun), A alias AE (37 tahun), dan AJ (52 tahun), kemudian dua tersangka laki-laki masing-masing berinisial AS (65 tahun) dan MZ (60 tahun). Dua dari lima tersangka itu sejauh ini masih ada di Jerman.(*)