JAKARTA – Ketegangan politik dan diplomasi internasional kini berpusat pada tanggal 28 Februari 2026. Hari itu, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir untuk memberikan arahan final terkait pengiriman pasukan TNI ke Gaza.
Kepala Biro Info Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait, menegaskan bahwa seluruh jajaran TNI dan Kemenhan diminta menahan diri dari spekulasi. “Ada pakem-pakem yang mungkin menjadi arahan beliau terkait jumlah, siapa, di mana, dan kapan. Semua masih menunggu komando pimpinan tertinggi,” ujarnya.
Langkah ini menjadi sorotan setelah Indonesia menandatangani kesepakatan dengan Badan Perdamaian, sebuah inisiatif multilateral bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Indonesia bahkan dipercaya menempatkan petinggi militernya sebagai wakil komandan Pasukan Stabilitas Internasional.
Selain isu Gaza, Kemenhan juga tengah mempersiapkan 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi personel Komponen Cadangan. Pendaftaran sudah dibuka sesuai Undang-Undang Nomor 23/2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional. “Sifatnya sukarela, tidak ada paksaan. Kuota disesuaikan dengan kebutuhan tiap kementerian,” jelas Sirait.






