Megawati mengingat saat para kader partai kala itu memiliki api semangat yang tak kunjung padam. Hingga akhirnya, kini PDIP sudah memasuki tahapan ‘memetik buah’ perjuangan keras itu. Namun Mega menyadari, banyak kader yang belum memahami sejarah itu.
Sehingga, Mega merasa penting untuk terus mengingatkan bahwa tanpa semangat perjuangan dan kemandirian yang kuat itu, PDIP takkan bisa mencapai apa yang ada saat ini.
BACA JUGA : Taliban Janji Tidak Akan Ganggu Kedutaan Asing
BACA JUGA : Alasan PPKM Diperpanjang, Luhut: Ada Kota yang Angka Kematian Melonjak
“Kita harus terus berjuang, membangun. Alhamdulillah kita bisa dua kali menang Pemilu. Dari partai yang dulu selalu disebut partai rakyatlah, partai sandal jepitlah, partai gurem, nah coba bayangkan, sekarang bisa seperti begini dan bertahan,” tegas Megawati.






