Luhut Sebut Mall Dibuka, Pengamat : Karyawannya Sudah Pulang Kampung Pak

Mall
Kondisi Mall masih sepi menyambut new normal Mei 2020 lalu. Foto Radar Surabaya

JAKARTA – Rencana pemerintah melalui Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan membuka mal dan pusat perbelanjaan di wilayah PPKM Level 4 sepertinya tidak akan berjalan mulus. Alasannya, kebijakan yang dibuat mingguan itu telah membuat masyarakat dan pengusaha bingung.

Demikian disampaikan pengamat kebijakan publik Agus Pambagio kepada JPNN.com (jaringan radar sukabumi), Selasa (10/8/2021). “Hari ini habis, hari ini diumumkan. Kan bingung orang (pengusaha) mau siap-siap,” tuturnya.

Bacaan Lainnya

Karena itu, Agus menilai rencana pembukaan mal di wilayah dengan status PPKM Level 4 itu tidak akan efektif. Pasalnya, banyak sebagian pengusaha toko di mal sudah merumahkan karyawannya. “Saya pernah tanya salah satu manager di mal. Bisa enggak membuka toko?” kata dia.

“Dia bilang, ya enggak bisa, soalnya orang-orang (karyawan) sudah pulang kampung,” sambungnya.

Di sisi lain, kata Agus, pemilik toko juga tidak mungkin memanggil karyawannya kembali. Sebab, pemerintah membatasi jumlah pengunjung mal hanya 25 persen saja. Kondisi itu disebut Agus tentu saja akan merugikan pemilik toko.

“Kalau dibuka hari ini dengan kapasitas 25 persen apa cukup? Listriknya kan bayar ke pemilik gedung,” ungkapnya.

“Ya, enggak mau lah, nanti saja setelah 17 Agustus 2021,” tandasnya.

Pos terkait