Pembangunan ibu kota negara baru bukan program jangka pendek hingga 2024, tetapi akan dilakukan secara bertahap hingga perayaan 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada 2045. Menurut dia, pada tahap pertama hingga 2024, Indonesia akan membangun sendiri kebutuhan infrastrukturnya. Tetapi kemudian untuk membangun kota secara keseluruhan dimungkinkan adanya investasi yang luar negeri.
’Kami tentunya berharap Singapura akan ikut ambil bagian seperti halnya Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Tiongkok yang akan melakukan investasi di ibu kota negara yang baru,” ujar Luhut.
Sementara itu, dalam keterangan tersebut, PM Lee menyampaikan pihaknya menghargai langkah besar yang sedang dilakukan Indonesia. Termasuk dengan pembangunan ibu kota negara yang baru.






