Kuasa Hukum : Tubuh Brigadir J Ada Robekan Mencurigakan

Tubuh Brigadir J

JAKARTA — Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak kembali tunjukan kejanggalan dalam kasus baku tembak di rumah Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo Dalam keterangannya, Kamarudin memaparkan sejumlah bukti foto luka yang ada di tubuh jenazah Brigadir J.

Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan, kondisi jenazah almarhum penuh dengan luka-luka. Bukan hanya luka tembak, Kamarudin menduga jika ada luka lain yang bukan berasal dari penembakan.

Bacaan Lainnya

Menurut kuasa hukum Brigadir J ini sejumlah luka tersebut tersebar di sejumlah tubuh. Pernyataan Kamaruddin ini diunggah di kanal YouTube dengan judul: “PENGACARA KEL BRIGADIR J KOMARUDDIN SIMANJUNTAK CUPLIKAN DARI HENDRO FIRLESSO (ZOOM)” yang diunggah pada 16 Juli 2022.

“Ini di bawah tangan ada robekan ya,” ujar Kamarudin, dilansir dari YouTube OLOAN KING CHANNEL.

“Kemudian ini di kaki, padahal dia pakai kaus kaki,” sambungnya.

Kamarudin mengklaim luka yang ada di kaki itu diduga disebabkan karena tusukan pedang atau sangkur. “Yang jelas luka robekan lah ya,” ucap Kamarudin.

Setelah itu, Kamarudin menjelaskan luka di bagian tubuh lainnya. “Kemudian di belakang telinga, kurang lebih 1 jengkal robek,” katanya.

“Ini lubang telinganya bengkak, sampai rahangnya juga itu berpindah. Apa itu karena kekuatan senjata sampai robek seperti sayatan pedang itu atau popor senapan,” sambung Kamarudin.

Kamaruddin kemudian menunjukkan luka di bawah ketiak Brigadir J. Luka itu seperti bekas peluru. Namun, ada juga luka sobekan “Apakah peluru sekarang bisa menembus sekaligus merobek? Saya kurang paham karena ini keahliannya pakar forensik,” ucap pengacara keluarga Brigadir J ini.

Kamaruddin mengaku masih memiliki beberapa foto yang sudah disimpan ini di ponsel dan komputer miliknya. Keluarga Brigadir J akan lapor ke Bareskrim

Di sisi lain, pihak keluarga Brigadir J kabarnya akan melaporkan kasus dugaan pembunuhan ke Bareskrim Polri. Terkait hal tersebut, Akademisi Cross Culture Ali Syarief berikan tanggapan di media sosial Twitter.

Ali Syarief kemudian menyoroti ada pihak yang nantinya semakin tersudut jika benar pihak keluarga J laporkan hal ini. “Ada yg semakin terpojok nech,” tulis Ali Syerief, dilansir dari Twitter @alisyarief, dilansir pada 18 Juli 2022.

“Setelah berbagai pihak turut mengecam kejadian baku tembak antar Polisi. Keluarga Korban, Brigadir J, turut melaporkan sbg duga’an pembunuhan ke Bareskrim,” sambungnya.

Pos terkait