NASIONAL

Keuletan Pasutri Perajin Sangkar Ayam Model Thailand Diminati Luar Pulau hingga Asia Tenggara

×

Keuletan Pasutri Perajin Sangkar Ayam Model Thailand Diminati Luar Pulau hingga Asia Tenggara

Sebarkan artikel ini

Kusnadi yakin sangkar ayam yang berbeda itu diminati, apalagi jika sangkar itu kuat. Sebab, setiap pembeli yang juga pelaku adu ayam ingin punya sangkar ayam yang lebih besar dan kuat.
Hingga akhirnya Kusnadi teringat saat di Malaysia. “Waktu muda saya pernah ke Malaysia tapi bukan jadi TKI, dan pernah melihat sangkar ayam yang bulat dan besar. Ternyata model sangkar itu dari Thailand,” ujarnya. Berbekal itulah, dia mencoba membuat sangkar ayam dari Thailand yang ada dalam ingatannya itu.

Sekitar seminggu belajar dan menghabiskan puluhan batang bambu, akhirnya Kusnadi mampu membuat sangkar ayam desain Thailand. Produksinya sudah berjalan setidaknya dua tahun, pembeli dari berbagai daerah datang kepadanya. “Ada yang dari Bali, Pasuruan, Jogyakarta, Sulawesi, dan Madiun,” tambahnya.

Bank bjb Tandamata

Kusnadi pun tahu jika hasil karyanya juga laku di luar negeri. Di antaranya Malaysia, Brunei, termasuk Thailand. “Tahunya dari pembeli, menunjukkan sangkar ayamnya itu dijual lagi ke luar negeri,” imbuhnya.
Harga sangkar ayam model Thailand pun lebih mahal dari pada model tradisional. Jika tradisional harga Rp 100 ribu per buah, model Thailand pun dipatok Rp 250 ribu per buah. “Rata-rata sangkar ayam ini buat ayam aduan. Satu sangkar bisa menghabiskan dua batang bambu, jika yang tradisional tak sampai satu batang bambu sudah cukup,” pungkasnya.(jr/dwi/das/JPR)