Presiden menjelaskan bahwa untuk bisa dibaca, bertahan puluhan tahun kapsul didesain sangat futuristik. Menurut sebagian orang, bentuknya seperti markas Avengers.
Oleh karenanya, dia berharap generasi muda memiliki jiwa dan semangat yang sama dengan para Avengers. Para Avengers, bukan hanya punya mimpi besar. “Tapi melakukan tindakan yang besar untuk melindungi orang banyak, melindungi orang yang lemah,” kata Kepala Negara.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa Impian Indonesia 2015-2085 yang disimpan dalam Kapsul Waktu berasal dari anak muda di seluruh provinsi di Indonesia.
Impian dalam Kapsul Waktu ini dihimpun pada tahun 2015, lewat ekspedisi melintasi 34 provinsi. ”Di setiap provinsi, anak mudanya menulis keinginannya 70 tahun ke depan, yang kemudian disimpan di sini, setelah itu dilas, dan akan dibuka tahun 2085 nanti,” jelasnya.
Monumen Kapsul Waktu dibangun Kementerian PUPR melalui kegiatan Ruang Terbuka Hijau mulai tahun 2016 yang dialokasikan pada DIPA APBN di Direktorat Jenderal Cipta Karya. Pembangunan dilakukan tahap I pada tahun 2016 berupa pekerjaan pondasi dengan anggaran Rp 7 miliar.
Pekerjaan dilanjutkan tahap II sejak Juli 2017 dan selesai pada November 2018 dengan biaya konstruksi sebesar Rp 82,9 miliar. Dikerjakan oleh PT. Nindya Karya.



