“Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sendiri total panjangnya 140,9 km. Dengan progres konstruksi yang sudah 65,65 persen dan pembebasan lahannya yang telah 95,2 persen, saya optimis dapat terhubung pada Juli 2018.
Kita dorong terus agar dari Kayu Agung – Palembang juga bisa segera selesai,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ menjelaskan, proses pembebasan lahan untuk ruas tol Kayu Agung – Palembang sudah di atas 90 persen. Sementara dari Terbanggi Besar ke Kayu Agung, pembebasan lahannya sudah di atas 60 persen.
“Dari sisi pembiayaan, ruas Bakauheni – Terbanggi Besar menelan investasi sekitar Rp 16,8 Triliun. Angka ini dari ekuitas sebanyak 52 persen dan sisanya, 48 persen melalui skema pinjaman perbankan,” bebernya. (sab/JPC)





