Jokowi Ditagih Usut Aktor Intelektual Penyebab Kematian Munir

  • Whatsapp
Asfinawati
Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati. (Haritsah Almudatsir/Jawapos)

JAKARTA -– Jokowi Ditagih Usut Aktor Intelektual Penyebab Kematian Munir, sudah 17 tahun sudah aktivis Munir Said Thalib berpulang. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) berkeyakinan, kematian Munir adalah pembunuhan politik atau political assassination.

Kuat dugaan, kasus ini berhubungan dengan situasi demokrasi saat peristiwa, yakni putaran akhir pemilihan langsung presiden yang berlangsung kurang dari dua pekan sesudahnya, yaitu 20 September 2004.

Bacaan Lainnya

2004, bisa menjadi faktor penting dalam mengungkap motif dan faktor yang memicu peristiwa. Termasuk efek yang diinginkan aktor intelektual pembunuh Munir dalam arena politik demokrasi elektoral ketika itu.

“Logika pembunuhan politik berbeda dengan kekerasan politik biasa,” kata Asfinawati dalam keterangannya, Senin (6/9).

Menurut Asfinawati, karakteristik sang korban di sebuah pembunuhan politik sangat mungkin menjadi tujuan dari pembunuhan. Dalam berbagai pengalaman negara lain, pembunuhan politik kerap menimpa orang-orang yang dinilai berseberangan dengan pemerintah.

Dia mengakui, Munir jelas kritis pada institusi keamanan seperti militer dan intelijen, sebuah badan di mana telah ada keterlibatan beberapa orang dari agen rahasia tersebut. Bahkan Munir juga vokal menyuarakan pertanggungjawaban negara untuk mengadili elite-elite tertentu yang berlatar belakang militer atas sebuah pelanggaran HAM.

“Kami juga menilai bahwa kasus Munir harus dapat dijadikan peringatan bagi seluruh masyarakat
Indonesia,” tegas Asfinawati.

Pertama, betapa kotornya perpolitikan Indonesia saat berlangsung persaingan dalam pemilihan langsung presiden yang pertama dalam perjalanan sejarah Indonesia. Kedua, betapa minimnya jaminan keamanan maupun perlindungan hukum bagi pejuang demokrasi, hak asasi manusia, dan keadilan sosial.

Atas dasar itu, kata Asfinawati, pihaknya mendesak Presiden Joko Widodo untuk berani mengusut aktor intelektual di balik kasus Munir Said Thalib. Asfinawati memandang, pengusutan aktor intelektual sangat penting untuk menunjukkan komitmen Presiden atas demokrasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *