“Ini mengindikadikan Menteri Komunikasi dan Informatika tidak cukup mampu untuk membenahi komunikasi publik,” kata dia.
Selain itu, Menteri yang langsung menangani Covid-19 juga selayaknya di reshuffle. Misalnya, Luhut Binsar Pandjaitan, Airlangga Hartarto, Erich Thohir, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
“Mereka ini harus bertanggung jawab atas berlarutnya penanganan Covid-19. Mereka ini tampaknya tak cukup cakap untuk menangani pandemi Covid-19. Karena itu perlu penyegaran agar Indonesia lebih cepat keluar dari pandemi tersebut,” ujar Jamiluddin.
Kemudian yang menurutnya segera diganti ialah Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah. Sebab, kata Jamil, Ida tak mampu mengerem meluasnya PHK dan karyawan yang dirumahkan selama Covid-19. Ida juga dianggap tak ada inovasi untuk mencari solusi mengatasi meningkatnya pengangguran di tanah air.
“Kalau reshuffle tidak dilakukan, dihawatirkan kepuasan masyarakat terhadap kabinet Jokowi akan semakin terjun payung. Hal ini tentu dapat membahayakan Jokowi sebagai Presiden Indonesia,” demikian Jamiluddin.






