Tapi, dia enggan jika hal itu disebut plinplan. Menurut dia, pemerintah mengutak-atik kebijakan berlandas basis data kesehatan yang ada. Selain itu, ada simulasi yang dibuat para ahli epidemiologi. ”Jangan katakan pemerintah nggak konsisten. Apanya nggak konsisten, lihat nggak datanya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyinggung soal persiapan menghadapi libur Natal dan tahun baru (Nataru). Dia meyakinkan, pemerintah sudah lebih siap. Mulai sisi testing, tracing, hingga vaksinasi yang terus dikejar. Termasuk dilaksanakannya vaksinasi anak usia 6?11 tahun dan segera dimulainya vaksinasi booster pada awal tahun depan.






