Hukum & Kriminal

Dites Urine, 8 Napi Positif Narkoba

×

Dites Urine, 8 Napi Positif Narkoba

Sebarkan artikel ini

Upaya tes urin yang dilakukan tersebut lanjut Alviantino, untuk mencegah para napi terkontaminasi dengan narkoba. Sehingga di lingkungan lapas terbebas dari barang haram itu. Sebab, jika tidak secepatnya ada penanganan, tidak menutup kemungkinan ke depan akan terjadi kejadian yang sama.

“Apabila dilakukan pengecekan, tentunya tidak akan ada yang mengaku, sehingga kami harus melakukan tes urin ini dan mereka tidak bisa berkilah lagi,”ujarnya.

Bank bjb Tandamata

Ia menduga, dari penemuan paket ganja tersebut, ada pesanan dari dalam lapas. Namun disayangkan CCTV yang memantau lingkungan sekitar lapas, tidak layak sehingga gambarnya tidak jelas.

“Hal ini yang membuat tidak diketahuinya kejadian itu. Kami sangat menyayangkannya,” keluhnya.

Menurut dia, pihaknya akan menindak tegas napi yang positif memakai narkoba. Itu dilakukan sebagai efek jera, supaya tidak ada lagi napi lain yang mengkonsumsi narkoba ataupun obat terlarang.

“Akibat perbuatannya, para napi yang positif ini akan dimasukan sel isolasi, dicabut hak kunjungannya serta dipindahkan ke lapas lain agar jauh dengan keluarganya sehingga bisa menjadi efek jera,”imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Maulana mengaku, mendapat laporan dari pihak Lapas Kelas II B Nyomplong bahwa mendapat temuan berupa paket ganja dan obat terlarang pada Minggu(22/1) lalu. Sehingga, pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi serta melihat rekaman CCTV.

“Tetapi, CCTV tersebut tidak berfungsi maksimal, sehingga gambarnya nampak tidak jelas,”ujar AKP Maulana.

Pihaknya melakukan pemeriksaan di sekitar lapas. Seperti kepada pedagang dan yang lainnya.

“Para pedagang pun tidak mengetahuinya, karena pukul 11.00 WIB mereka sudah pada pulang. Sampai saat ini kami masih mendalami dan melakukan penyelidikan adanya penemuan paket ganja tersebut,”pungkasnya. (Cr16/t)