JAKARTA — Media sosial kembali heboh dengan beredarnya video menarasikan Sarung atlas bergambar anjing. Padahal sarung tersebut digunakan untuk solat. Video yang beredar hingga membuat heboh khalayak tersebut, sama seperti yang beredar sebelumnya pada sekira Maret 2022 lalu.
Meski sempat diluruskan pihak terkait, video sarung bergambar anjing kembali viral, khususnya melalui grup Whatsapp. Diketahui, dalam video yang beredar itu disebutkan, gambar anjing yang disebut-sebut pembuat video yakni terdapat di sarung Atlas Idaman Harmoni.
Video berdurasi 29 detik itu, terlihat produk sarung dan suara seseorang perempuan yang sedang menarasikan adanya gambar anjing. “Assalamualaikum ibu-ibu solehah, ini kan nanti ada Atlas Harmoni Idaman ya itu ya. Hati-hati ibu-ibu yang nanti mau beli sarung-sarung atau apa, untuk hadiah atau apa, ini tolong ya jangan sampai dibeli. Karena ada gambar seperti ininya, di semua sarungnya. Soalnya kemarin ada orang yang ngasih ya begitu, berapa sarung, ada lima, begitu semua sama, ada motif anjing di bawah itu. Nah itu ya syukron,” ujar seorang wanita itu dalam video.
Pada tahun sebelumnya, video yang sama yakni sarung bergambar anjing tersebar di media sosial Twitter dengan salah satu akun pengunggahnya @zeroDemoCRAZY.
Kemudian, unggahan tersebut juga diretweet oleh seorang tokoh nasional. Akun Twitter tersebut juga menambahkan narasi dengan menuliskan, “Jelang Ramadhan, HATI-HATI jika beli Sarung Sholat ya!!”
Tidak berbeda dengan sebelumnya, video menarasikan sarung bergambar anjing tersebut, mendapat banyak komentar hingga membuat heboh di kalangan masyarakat.
Pihak terkait, khusus produsen sarung tersebut sudah memberikan penjelasan. Faktanya, gambar sarung tersebut bukanlah motif anjing. Namun gambar singo mengkok yang asal usulnya dari kesenian khas Lamongan.
Melansir laman Liputan6, arti dari singo mengkok ialah singa yang sedang menahan hawa nafsu dan tunduk di hadapan Allah. Pendapat lain juga mengatakan bahwa makna singa yang membungkuk itu ialah manusia yang kuat adalah manusia yang dapat menundukkan hawa nafsunya.Simbol singo mengkok merupakan warisan Sunan Drajat. Awal dari dakwahnya memakai simbol ini dengan penggunaannya sebagai motif di gamelan.
Simbol singo mengkok tersebut terletak di bagian bawah dari gamelan. Gamelan ini menjadi alat dakwah Sunan Drajat yang digunakan untuk mengiringi nyanyian atau tembang.
Tembang tersebut yakni tembang pangkur. Tembang Pangkur merupakan tembang yang berisi nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an. Selain dinyanyikan dalam dakwahnya, tembang ini juga digunakan Sunan Drajat yang menyindir warganya karena lebih mementingkan dunianya.
Sunan Drajat juga biasanya melafalkan tembang ini saat berkeliling desa untuk melihat aktivitas warga. Gamelan yang memiliki motif singo mengkok memegang peranan penting dalam dakwah Sunan Drajat dengan menggunakan tembang pangkur.






