Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan bantuan dengan menyediakan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, termasuk bantuan logistik makanan dan obat-obatan untuk membantu warga Gaza yang menjadi korban serangan Israel.
Adapun terkait aksi boikot produk, Marzuki menilai kubu 02 mendukung upaya tersebut. Meski begitu, ajakan solidaritas ini harus diperkuat dengan gerakan sosial (civil society) sembari menjadikan momentum untuk mendorong penggunaan produk lokal buatan dalam negeri.
“Solidaritas harus diperkuat dengan gerakan sosial (civil society). Salah satunya, mendorong penggunaan produk lokal buatan dalam negeri. Saya rasa Pak Prabowo juga demikian, mendukung juga kemerdekaan Palestina. Apalagi undang-undang kita menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan harus dihapuskan,” kata Marzuki dalam Dialog Gerbang Pronas di Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2024).
Ketua DPR RI periode 2009-2014 itu menilai, Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 83 Tahun 2023 tidak akan berjalan kuat tanpa adanya gerakan sosial (civil society). Dia pun menyarakan agar MUI perlu bersinergi dalam sosialisasi dengan cara-cara yang sederhana, termasuk media sosial.
Di sisi lain, dirinya berpesan tetap hati-hati dalam melakukan aksi boikot. Harus punya kesiapan jika sampai ada upaya balik memboikot. Marzuki menyebut China ketika operasi sistem teknologinya diembargo, justru akhirnya bisa membangun sistem operasi teknologi sendiri. “Apakah Indonesia berani dan sudah siap? Ini tidak gampang,” timpalnya.
Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (Akses) sekaligus relawan pemenangan Ganjar-Mahfud, Suroto, menilai kubu 03 telah lebih dulu melakukan aksi nyata dukung Palestina. Dia menyebut, Ganjar saat menjadi Gubernur Jawa Tengah telah menolak Israel di Piala Dunia U-20 yang kala itu akan digelar di Indonesia. Meskipun imbasnya Indonesia harus batal menjadi tuan rumah Piala Dunia.
“Ganjar jadi gubernur sudah menolak Israel di Piala Dunia U-20. Ini sudah komitmen karena menyangkut idealisme dan konstitusi. Tidak ada pembenaran terhadap agresi Israel terhadap Palestina,” tegasnya.
Soal boikot produk terafiliasi Israel, Suroto mengakui upaya itu tidak mudah langsung dilakukan secara massif selama tidak ada kebijakan fundamental. “Kita sudah berulang kali melakukan boikot, tapi tidak pernah fundamental dan dilakukan secara permanen. Padahal ini momentum yang baik dalam membangun fondasi perlawanan serius dgn mencintai produk lokal. Jangan cuma slogan,” ungkapnya.
Relawan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) Zulkifli mengklaim komitmen pasangan 01 sangat jelas dalam menentang agresi Israel ke Gaza, Palestina? Bahkan dalam demo pro Palestina, hanya Anies Baswedan satu-satunyanya capres yang datang.
“Artinya, jelas bahwa kami mendukung kemerdekaan Palestina. Hentikan serangan Israel, termasuk dengan cara boikot produk yang terafiliasi dengan Israel. 01 untuk mendorong produk lokal, bahkan tidak menggunakan produk minuman yang diketahui berafiliasi dengan Israel, seperti Aqua, Starbucks,” ungkapnya dalam diskusi.
Zulkifli melanjutkan, kubu AMIN menilai boikot produk afiliasi Israel harus terus dilakukan. Akan tetapi, jangan sampai juga tertipu dengan produk lokal yang ternyata juga banyak hasil importasi dari negara lain.
“Jangan sampai kita tertipu dgn beli produk lokal tetapi ternyata masih hasil importasi. Kita akan mengikuti fatwa MUI dan tetap boikot produk yang terafiliasi Israel. Dukung produk 100 persen lokal buatan Indonesia,” tandasnya.(*)






