”Kalau ada bisnis yang rusak dan membuat pasar tradisional sepi, maka kita akan melindungi rakyat kita. Regulasi itu berpihak pada rakyat kita,” tandasnya.
Setelah mendengarkan curhatan Onit dan Layla, Ganjar berjanji akan menyampaikan kepada pembuat regulasi agar mendengarkan keluhan orang-orang yang terdampak penutupan TikTok Shop.
Ganjar menilai ada yang perlu dirubah dalam sistem kerja di era digital seperti sekarang ini. Pasalnya, teknologi digital sudah menjadi kebutuhan sehari-hari seperti halnya makan dan menghirup udara. Karena itu, pendidikan tentang perkembangan teknologi digital juga mesti diberikan di sekolah maupun kampus-kampus.
”Pertama, adalah memodernisasi seluruh sistem kerja yang ada agar sesuai zaman. Kedua, kita mesti paham betul dunia sedang berubah, apakah itu penciptaan lapangan kerjanya? Apakah itu kondisi bisnisnya? Apakah itu yang jualan di TikTok Shop? Sekarang lagi pada bingung,” katanya. (wir)






