NASIONAL

Erupsi Sinabung Tak Ganggu Penerbangan

×

Erupsi Sinabung Tak Ganggu Penerbangan

Sebarkan artikel ini

Gunung Api Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, menunjukkan aktivitasnya dengan erupsi yang cukup besar dan menggemparkan masyarakat, Senin (19/2) pagi. Dampaknya, Kabupaten Karo dikabarkan masih dalam keadaan gelap gulita karena tertutup abu vulkanik.

Jarak luncuran abu vulkanik terhitung mencapai tinggi 5 ribub meter. Ketinggian itu disebut-sebut yang tertinggi dalam beberapa waktu terakhir. Beruntung, material vulkanik tidak mengganggu penerbangan pesawat.

Bank bjb Tandamata

“Penerbangan tetap normal,” kata Branch Communication And Legal Manager Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setianto, via pesan singkat, Senin (19/2) siang tadi.

Berdasarkan dari laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Airnav, erupsi Sinabung belum berdampak pada operasional Bandara Kualanamu.

“Pihak bandara tetap berkoordinasi dengan BMKG dan Airnav terkait perkembangan erupsi Gunung Sinabung,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Gunung Api Sinabung menyemburkan material vulkanik setinggi 5 ribu meter pada pukul 08.54 WIB. Erupsi pagi ini, disebut-sebut sebagai yang tertinggi setelah beberapa waktu belakangan.

Pada erupsi yang terjadi, juga terjadi gempa vulkanik selama 607 detik. Untuk abu vulkanik, jarak luncur hingga 4900 meter ke sektor selatan-tenggara dan 3500 meter ke sektor tenggara timur.

Petugas BPBD sudah bersiaga di setiap akses masuk kawasan yang terdampak abu vulkanik. Beberapa desa juga dikabarkan terdampak hujan batu dari material vulkanik.

(pra/JPC)