Kementerian BUMN akan menjadi penyeimbang perekonomian. Erick mengumpamakan hal itu seperti saat membuat kopi. BUMN seperti pengaduk untuk pemerataan ekonomi.
”Seperti almarhum Bapak saya juga mengajari saya, ekonomi itu ibarat bikin kopi. Air panasnya ditaruh, kopinya ditaruh, gulanya ditaruh, diaduk, sehingga merata. Agar ketika diminum rasanya enak. Coba bikin kopi, nggak diaduk. Rasanya gimana? Ada pengentalan. Artinya apa? Kalua ekonomi mengental itu tidak bagus,” ujar Erick.





