Ekonom : Pertamina Untung Rp 15,3 T Usai naikan Harga BBM, Padahal Harga Minyak Dunia Turun

Ilustrasi Pertamina
Ilustrasi Pertamina/Net

JAKARTA — Kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) umum RON 92 atau Pertamax seharusnya tak dilakukan pemerintah. Sebab, Pertamina sudah untung besar saat menahan harga Pertamax sebesar Rp 9 ribu di tengah harga minyak dunia yang turun.

“Idealnya kenaikan Pertamax masih bisa ditahan. Pada saat harga minyak turun di kisaran 20 dolar AS per barel pada 2020, harga Pertamax tidak diturunkan,” ujar Direktur Center of Economic and Law Studie (Celios), Bhima Yudhistira saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL Sabtu (2/4).

Bacaan Lainnya

Menurut Bhima, meski kenaikan Pertamax sebesar Rp 12.500 per liter, atau di bawah rencana awal sampai Rp 16 ribu, tetap saja kenaikan tersebut akan memberatkan ekonomi masyarakat menengah.

“Mereka akan terpaksa turun kelas ke Pertalite. Migrasi ini bisa akibatkan gangguan pada pasokan Pertalite, yang berujung kelangkaan di SPBU,” tuturnya.

Pos terkait