Jojo sempat menunjukkan ketakutan saat pertama kali keluar ke enclosure, namun kini mulai menjelajah dan beradaptasi dengan lingkungan barunya. Beberapa orangutan lain seperti Monte dan Jimo juga akan bergabung di area tersebut.
Kepala Balai KSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, mengapresiasi langkah YIARI dalam menyediakan ruang hidup yang layak bagi satwa yang tidak dapat dilepasliarkan. “Enclosure ini adalah solusi nyata untuk memastikan kesejahteraan satwa dilakukan secara optimal, sekaligus mendukung konservasi orangutan di tingkat tapak,” ujarnya.(*)



