Dituduh Pembunuh Ibu dan Anak, Suami dan Istri Muda Stres

Ibu dan anak
ILUSTRASI: Ibu dan anak ditemukan tewas di bagasi Alphard (Dok Antara)

SUBANG – Yosep dan istri muda, merasa tertekan. Tudingan sebagai pelaku pembunuh di Jalan Cagak Kabupaten Subang, seolah diarahkan kepada mereka.

Sementara polisi, nampaknya kesulitan untuk mengungkap kasus yang menyita perhatian publik itu. Kabar terbaru, polisi kembali memeriksa Yosep dan istri mudanya Mimin di Mapolres Subang, Selasa (31/8). Keduanya berstatus sebagai saksi dalam kasus pembunuhan itu.

Bacaan Lainnya

Kuasa hukum Yosep, Fajar Sidik membenarkan, bahwa kliennya tersebut diperiksa oleh polisi untuk dimintai keterangan tambahan. “Saat ini klien kami kembali diperiksa untuk dimintai klarifikasi tambahan,” katanya singkat seperti dikutip Radar Cirebon, Rabu (1/9).

Dia tidak banyak memberikan keterangan lebih jauh, ikhwal bagaimana perkembangan kasus yang dihadapi oleh kliennya itu. Sementara itu, sebelum Fajar tiba, Yosep lebih dulu tiba di Mapolres, dia melambaikan tangan pada awak media. Dia mendapat pengawalan ketat polisi. Yosef digiring masuk ke Gedung Reskrim Polres Subang sekitar pukul 11.45 WIB.

Raut wajahnya tampak lelah dan lesu. Dia menggunakan stelan jaket putih dan topi merah andalannya, lengkap dengan masker. Beberapa kali terpantau sempat keluar masuk Gedung Reskrim untuk menunaikan salat. Saat media akan mewawancarai Yosef, polisi belum membolehkannya.

Dia dikawal ketat kemanapun pergi di sekitar Mapolres. Pemeriksaan berlangsung cukup lama hingga melewati pukul 18.00 WIB. Sebelumnya Kuasa hukum Yosep, Rohman Hidayat, menyebut pisikologis klienya saat ini dalam kondisi tertekan.

Tidak hanya karena kematian anak kandungnya Amelia dan istri pertamanya Tuti, tetapi juga respons dari medsos. Dia tidak menyangka, kasus ini menyedot perhatian netizen seperti di Facebook, Instagram, TikTok bahkan YouTube.

“Banyak asumsi liar yang mengkait-kaitkan bahwa klien saya seolah-olah sebagai terduga pelaku, terutama di medsos. Apabila banyak pihak yang seperti memojokan jelas membuat pisikologis seseorang itu tergaggu,” tutur dia.

Pos terkait