Purbaya menegaskan Rp120 triliun itu merupakan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang parkir di Bank Indonesia (BI), dari total Rp420 triliun. Sementara sisanya Rp300 triliun ditempatkan di perbankan dan sewaktu-waktu dapat ditarik kembali karena sifatnya deposito on call.
Dengan demikian, Purbaya memastikan APBN dalam kondisi baik dan tercukupi. Ia mengaku heran ada pihak internal Kemenkeu yang menuduhnya tertutup dan tidak bisa berbahasa Inggris. Bahkan, ia mendengar ada yang menyebut dirinya akan mengacaukan bila bertemu investor.
“Hal-hal seperti itu sangat mengganggu. Karena itu, pihak-pihak tersebut sudah saya rapikan dari lingkungan Kemenkeu,” tegasnya.(*)





