Dia justru menghawatirkan ketika terlalu banyak lembaga atau badan, nanti yang terjadi lempar tanggung jawab. Lina mengatakan di tengah serangan peretas atas nama Bjorka, publik baru saja disuguhkan saling lempar tanggung jawab di internal pemerintah. Yaitu antara Kemenkominfo dengan BSSN. ’’Kejadian seperti itu jangan terulang kembali,’’ kata Lina.
Dia menegaskan publik tidak mau tahu soal perlindungan data mereka jadi tanggung jawab Kementerian Kominfo atau BSSN. Masyarakat tahunya data mereka harus aman di tangan pemerintah.
Selain itu Lina mengatakan masyarakat tidak mau tahu motif dari peretas itu apa. Apakah motif ekonomi, politik, atau sebaginya. Seperti yang diucapkan Menteri Mahfud MD bahwa motif peretas Bjorka gado-gado. ’’Masyarakat tidak peduli motifnya apa. Yang penting datanya aman,’’ tandasnya.(*)






