Menurut Muhaimin, penentuan prioritas tidak berarti mengurangi perhatian terhadap kelompok penerima manfaat lainnya. Namun dalam situasi tertentu, pemerintah perlu memastikan kelompok paling rentan memperoleh perhatian utama agar tujuan program tercapai optimal.
Selain fokus pada penerima manfaat, ia menekankan pentingnya pembenahan tata kelola dan manajemen kelembagaan agar pelaksanaan Program MBG berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai arahan Presiden. “Manajemen dan tata kelola kelembagaan harus dibenahi. Saya berharap semua pihak yang terlibat duduk bersama memberikan solusi agar program benar-benar efektif sesuai sasaran yang diperintahkan Presiden,” tegasnya.(*)






