NASIONAL

Biaya Haji Tahun Ini Tembus Rp100 Juta, Semoga Mampu

×

Biaya Haji Tahun Ini Tembus Rp100 Juta, Semoga Mampu

Sebarkan artikel ini
Jamaah haji saat mendarat di
Jamaah haji saat mendarat di Indonesia. (Dipta Wahyu/JawaPos)

JAKARTABiaya riil Haji reguler tahun ini melonjak signifikan dibandingkan 2019. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief mengatakan, biaya riil berhaji tahun ini berkisar Rp 98 juta hingga Rp 102 juta/jemaah. Kemenag berharap tahun depan biaya pelaksanaan rukun Islam kelima itu bisa lebih rendah.

’’Biaya haji kemarin (2022) udah segitu, Rp 98 juta–Rp 102 juta,’’ kata Hilman Senin (15/8). Biaya haji yang dia maksud itu adalah biaya riil. Biaya ini adalah gabungan dari ongkos haji yang ditanggung jemaah (direct cost) dan dari subsidi hasil pengelolaan dana haji di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Jumlah biaya riil haji tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan 2019 lalu yang sekitar Rp 72 jutaan/jemaah.

Bank bjb Tandamata

Hilman mengatakan mudah-mudahan untuk periode selanjutnya biaya haji turun. ’’Akan ada pembahasan khusus,’’ katanya. Dia mengatakan komponen biaya haji yang diharapkan turun adalah ongkos layanan Masyair atau Armuzna (Arafah, Mudzalifah, dan Mina). Seperti diketahui biaya layanan Armuzna ini baru dan mulai diterapkan di haji 2022 ini. Biayanya mencapai 5.600 riyal atau sekitar Rp 23 juta/jemaah.

Saat bertugas menyambut kedatangan kloter pamungkas Solo pada Minggu (14/8) lalu, Hilman mengatakan Kemenag meminta pemerintah Saudi untuk merasionalisasi biaya masyair tersebut. Kemenag berpandangan biaya Masya’ir tersebut cukup tinggi. ’’Ini terlalu tinggi untuk layanan empat hari di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,’’ katanya.