Awas, Air Minum Kemasan Banyak yang Dioplos, Begini Cara Kenali Perbedaannya

YLKI melihat, maraknya pemalsuan atau pengoplosan air
YLKI melihat, maraknya pemalsuan atau pengoplosan air minum dalam kemasan (AMDK) dilatarbelakangi dengan adanya praktek jual beli label kemasan-ilustrasi-

JAKARTA — Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melihat, maraknya pemalsuan atau pengoplosan air minum dalam kemasan (AMDK) dilatarbelakangi dengan adanya praktek jual beli label kemasan air minum.

Untuk itu, YLKI meminta perusahaan atau produsen air minum dalam kemasan agar tidak memperjual-belikan label produknya ke pihak lain. Hal ini untuk menghindari pemalsuan atau pengoplosan produk tersebut.

Bacaan Lainnya

“Perusahaan ketika memesan atau membeli suatu kemasan atau tutup dari pihak ketiga harus dipastikan semua pesanannya atau lebelnya tidak diperjualbelikan ke pihak lain,” kata Kepala Bidang Pengaduan YLKI Sularsi seperti dikutip dari Antara, Selasa, 26 Juli 2022.

Pernyataan itu untu menanggapi terkuaknya kasus pemalsuan air mineral merek ternama. Perkara tersebut terbongkar seusai polisi melakukan penggerebekan dan penangkapan para pengoplos di Cilegon, Banten, pada Sabtu, 16 Juli 2022.

Menurut Sularsi, bila perusahaan tidak melakukan pengawasan dan produk yang dipesan dijual ke pihak lain, hal itu termasuk sebuah pelanggaran. YLKI juga mengingatkan kepada warung-warung kecil penjual AMDK agar tetap waspada agar tak sampai ada produk yang ditawarkan jauh lebih murah dari harga normal.

Pos terkait