Disisi lain, Arief memuji cara bijak Erick merespon tudingan Ahok dengan menyatakan transparan dalam mengelola BUMN termasuk Pertamina. Oleh karena itu, menurut Arief tinggal Ahok memberikan data-data ataupun kontrak di Pertamina yang bermasalah dan merugikan agar bisa di eksekusi oleh direksi Pertamina yang nantinya akan di setujui oleh menteri BUMN.
“Engga perlu gaduh dalam melakukan pengelolaan BUMN kerja saja ditempat dimana ditugaskan yaitu di Pertamina, jangan ngurusin yang sudah jadi urusan Komisaris dan direksi BUMN lainnya, itu baru profesional namanya,” pungkas Arief.






